Ketika aku lelah menanti
ketika aku lelah menangis
ketika aku lelah mencari
ketika aku lelah berharap
Saat aku tak sanggup lagi bertanya
Saat aku tak sanggup lagi menerka
Saat aku tak sanggup lagi bermain teka-teki
Saat aku tak sanggup lagi mencari jawab
Kala itu..
Aku bahkan lupa manisnya ketika mencintai
aku tak lagi ingat bahagianya ketika dicintai
bagaimana rasanya merindu dan dirindu
Entah semanis madu ataukah sepahit empedu.
Ketika itu.. Saat itu..
aku pasrah... aku pasrah akan takdir
kenyataan akan membawaku berlari kemana
aku tak mau lagi berfikir
kemana langkah kaki akan menuju
Sesuka hatiku ingin permainan seperti apa
tak lagi ku pedulikan
tangiskah atau tawakah nantinya
Sukakah atau dukakah yang akan kurasa
Salahkah atau tepatkah hati akan berlabuh
Rasa hati telah terlalu kebal untuk disakiti
Mengenalmu...
Bertemu...
Berbagi cerita, berbagi kabar..
Aku sadar saat itu aku lagilagi memicu bara api
Aku tau kala itu aku sedang asik bermain api
sejujurnya aku lebih paham aku tak lagi peduli akan seperti apa api ini
entah menghangatkan atau justru membakarku perlahan.
Aku bahagia, tak tau ini bahagia yang sengaja kuciptakan atau ia yang memberikan
Berbicara dari hati ke hati.
Saat aku memutuskan "iya" ada rasa takut terselip
tapi.. jika aku selalu merasa takut bagaimana aku bisa menemukan yang tepat setelah berulang kali aku harus bertemu dengan orang yang 'salah'
learn from wrong people.
Aku memilih, aku siap dengan semua risiko baik buruk yang kuhadapi
Mungkin akulah wanita egois saat itu, menerima hanya karena nyaman, bahagia?
akulah wanita paling jahat kala itu, menerima tanpa rasa cinta tanpa sayang hanya suka?
Namun aku tak ingin terus menerus menyakiti
Tak mau jika harus hati berdusta tiap hari tiap waktuku
Aku yakin ketika itu, aku akan jatuh cinta lagi dan dicintai lagi
Perlahan aku hapuskan sedikit demi sedikit rasa takut
aku mencoba melabuhkan cinta membuat rasa sayang
dan hati memang tak pernah keliru.
Aku jatuh cinta..
Semanis madu ataukah sepahit empedu?
entahlah yang aku tahu rasanya istimewa, indah..
aku sadari aku tak pernah menyesal perkenalanmu kurespon dengan baik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar