Jumat, November 30, 2012

Let's Talk about Love


Cinta itu....
Terlalu banyak definisi cinta..
Cinta itu sederhana, tak banyak kata..
Cukup senyum dan tawa, dan ucapan Terima Kasih.
Bukan tangisan dan keluhan
Menerima kelemahan, tanpa pernah mengeluhkannya
Cintai kelemahan, maka itu akan menjadi kelebihan..
Tapi kata orang cinta itu indah, tapi mengapa tangisan selalu ada
Ya, cinta itu indah.. Menangislah jika kehilangan, itu tak salah 
Karena dibalik air mata ada Senyum


Cinta itu...
Saling menjaga..
Tak pernah ingin menyakiti, Tak membiarkan tangisan ada
Saling Melindungi
Layaknya sebuah mutiara..
Cinta sebenarnya itu ketika kita mampu membuat kita
mencintai diri kita sendiri dengan segala kekurangan kita
Apakah ada cinta yang sempurna?
Ada kawan, tanpa kau sadari kau miliki cinta itu..
Cinta orangtuamu, cinta keluargamu..
Sadarkah kawan cinta itu luas?


Cinta itu...
Dapat kau rasakan begitu bahagianya kau dengan cinta
dengan sejuta nikmat 
yang perlu kau syukuri
Jika kau belum merasakannya..
Cintai Tuhanmu, cintai Rasulmu, cintai Agama-mu
Dari situ kau akan mengerti Arti dari sebuah cinta sempurna
Merasakan indahnya 
mencintai dan dicintai..
Hingga kita tak akan menyiakan
 cinta menjadi sebuah petaka
Karena Cinta itu....
                                                                  Anugrah untuk setiap Insan..

Kamis, November 29, 2012

Mamah.. Malaikat-ku seumur hidup

Ya Allah Terima kasih engkau telah menurunkan 
malaikat-Mu ke dunia untuk selalu menjagaku
selalu mencintaiku
tidak pernah meninggalkanku..
Ya Allah walaupun aku sering menyakitinya,
mengecewakannya
membuatnya bersedih
tapi selalu dan selalu ia membalasnya dengan ketulusan dan cinta..
Sungguh tidak ada yang pantas untuk ia selain
Surga-Mu
Ya Allah jadikanlah aku sebagai insan 
yang senantiasa berbakti kepadanya
dan selalu membahagiakannya..
Sungguh, Engkau adalah sebaik-baiknya tempat memohon

Malaikat-ku yang selama ini aku panggil Mamah..


Mamah, Aku mencintaimu mamah.. Aku mungkin suka berkata-kata, merangkai kata menjadi sebuah kalimat, menyusun kalimat menjadi sebuah bait.. bait puisi.. Banyak yang berkata "Bagus" tapi mah bagiku itu tak cukup, kata-kata indah yang aku urai tak bisa menggantikan perjuanganmu, kasih sayangmu.. Tak ada kata yang pantas untuk menggambarkan mulianya dirimu..

Mah... sekarang tanpa terasa yaa, anak gadismu sudah tumbuh dewasa. Dulu masih sering kau gendong, sekarang aku sudah merantau ke kota orang. 

Terima kasih sudah banyak memarahiku, itulah salah satu bentuk kasih sayangmu
bentuk perhatianmu agar aku menjadi anak yang baik, tidak nakal..
Terima kasih telah mendidikku begitu keras, protect tapi bagiku "sempurna"
Terima kasih telah mengajariku "mencari uang" saat SD dulu
membuatku mengerti susahnya mencari uang
membuatku sekarang berusaha untuk selalu menabung..
Terima kasih telah mengajariku arti hidup..
hingga aku mengerti tentang 'dewasa'

Mah.. 18 tahun bilah tinggal bareng mamah, diurus mamah..
sekarang sudah kuliah jauh.. pas mau pergi dulu aku menangis, dan aku tau kamu juga menangis..
kamu tegar melepas anak gadismu pergi..
sekarang mamah percaya aku bisa mandiri
bisa jaga diri baik-baik..
Itu kepercayaan mamah, juga abah..
karena dulu bilah tak semudah membalikkan telapak tangan jika izin mau pergi2 keluar..
saat bilah tumbuh dewasa, kalian melonggarkannya..
itu membuatku berfikir "kalian sudah percaya padaku" walaupun dulu saat masih jarang keluar rumah bareng temen-temen bilah terlalu nakal, terlalu sering bikin kalian marah, khawatir.
Tapi sekarang bilah sudah dewasa..
akan aku pegang kepercayaan itu..
Disini aku merantau untuk kuliah, bukan supaya bebas keluyuran dan ngelayap..
aku tak berniat mencari pacar biarlah jodoh datang sendiri nantinya
aku mau fokus kuliah..
ingin sukses.. 
Mimpi besarku setelah kuliah "aku ingin membahagiakan orang tua"
aku tak tahu harus kerja apa nanti, apapun selama halal
prinsipku "asal orangtuaku bisa tersenyum"
aku tak mau mencari sesuatu yang bisa mengganggu urusan kuliahku..
disini sering pulang malam tapi itu urusan kampus kok :)

Mah.. jika aku ingin bercerita.. mungkin dibuat novelpun tak akan cukup
untuk menulis semua jasa-jasamu, semua kasih sayangmu..
yang aku rasakan..
disinipun aku merasakannya.. kamu marah jika aku bilang mulai sakit..
disaat aku pulang, kamu akan menanyakan tentang kuliahku, teman-temanku..
tak capek kau mendengarkan celotehku yang tanpa henti..

Oh iya mah.. di semarang makanan emang murah-murah..
enak? iya mah enak..
tapi tetap.. 
Masakanmu nomor 1. paling enak di lidah
walau masakanmu sederhana..
saat aku pulang, aku tak ingin makanan mahal..
cukup masakanmu itulah hal paling nikmat..

Terima kasih mamah...
I love you, I miss you.
begitu aku sangat menyayangi mamah

IBU PALING SEMPURNA UNTUKKU :D
karena CINTAMU paling TULUS

Rabu, November 28, 2012

Aku persembahkan untuk Abah-ku di rumah..


Abah... I love you, I miss you


Aku ingin berbagi share tentang seorang Ayah.. 
Aku ingin nunjukin juga bahwa aku cinta abahku.. yang selalu menasihatiku dengan lembut, tak pernah berkata kasar, yang selalu menunjukkan rasa sayangnya tanpa aku sadari.. ya, Dialah ayah terbaik yang aku miliki.
Ia banyak mengajarkan arti hidup, agama, yang tak pernah lelah berkata bahwa "Aku Bisa" disaat aku sendiripun merasa pesimis..
Aku yang sekarang. semua berkat ayahku, baru aku sadari itu. entah aku tak mampu bayangkan jika waktu itu ayahku tak memotivasiku mungkin aku tak seperti sekarang, duduk di bangku kuliah di PTN di jurusan yang menurutku 'sulit' 
Terima Kasih Abah.. Bilah sayang banget sama abah..

Ini cerita aku kutip dari sebuah Novel "Ayah, cinta yang terlupakan"

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya. Akan sering merasa kangen sekali denganMamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari.

Tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkanMama untuk meneleponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang sering mengajakmu bercerita atau berdongeng.

Tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil,  Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papamengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu.

Kemudian Mama bilang “Jangan dulu Pa, jangan dilepas dulu roda bantunya”

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka.

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tau putri kecilnya PASTI BISA!

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

TETAPI PAPA akan mengatakan dengan tegas “Boleh , kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukan kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata, “Sudah di bilang! Kamu jangan minum air dingin!”

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

“Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu”

Ketika kamu sudah beranjak remaja

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas lalu mengatakan, “Tidak boleh!”

Tahukan kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat berharga.

Setelah kamu marah pada Papa, dan masuk ke kemar sambil membanting pintu.

Dan yang datang mengetuk pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya.

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?


Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk diruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut.

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam, hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti Papa akan segera datang?

“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa?”

 Saat lulus SMA..Papa akantetap tersenyum dan mendukungmu walaupun saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa, dan kamu harus pergi kuliah ke kota lain.

Papa harus melepasmu dibandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini-itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati.

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata disudut matanya, dan menepuk pundakmu sambil berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa

just for Motivation

Aku belajar diam dari banyaknya bicara..

Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan..

Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan..

Aku belajar menangis dari suatu kebahagiaan

Aku belajar tegar dari kehilangan..


Tuhan...
Aku punya cita-cita..
Masa depan...
Harapan...
Talenta...
Semua kuserahkan ke dalam tangan-Mu
bentuk dan jadikan sesuai dengan
kehendak-Mu..
karena aku yakin Engkau tau yang terbaik untukku..


"Saat Allah menjawab doamu, Dia meminta imanmu..."
"Saat Allah belum menjawab doamu, Dia meminta kesabaranmu.."
"Saat Allah menjawab tapi bukan doamu , Dia memilih yang terbaik untukmu.."

Nostalgia sebentar ah

seputar Nostalgia.. Ngepost lagi yuk.. kasian blognya



"Suka, duka, tawa.. kita lalui bersama, beribu peristiwa, berbaur menjadi sebuah memori indah, yang akan selalu kita kenang...sepanjang masa"

Mungkin senyumku ketika melihat foto-foto itu masih kalah lebar beberapa senti daripada senyumku di foto foto itu.. Rasanya bahagia sekali waktu itu.. Lucu ngeliatnya, gaya fotoku masih jelek sangat (alay mungkin), tap disana ada sahabat-sahabatku yang membuat fotonya tidak "menjijikkan" (ga tau kenapa aku bukan geli tapi aku lucu ngeliat foto itu. kangenin).


Kenangan masa lalu kadang membuatku iri..
saat itu, aku belum ketemu dengan reaktor, nermas, segala tetek bengek tentang teknik kimia dan teman-temannya itu..
saat itu, ak "belum" membawa tas dengan berat yang seperti aku membawa batu-batu, jaslab, laporan, dll
saat itu, ak temenan sama buku novel, komik sambil tertawa bukan sama buku "introduction to chemical engginering" sambil mengerutkan kening tanda berfikir
saat itu, aku menjalani hidup dengan tenang rasanya.. tanpa masalah. tanpa mikirin IP.. semua enteng..

tapi aku tak mau terlalu melihat ke belakang. hidupku masa kini pun tak kalah sempurna, lebih banyak tantangan didalamnyai.. :)
ada temen-temen baru yang bener2 bikin aku bisa ngakak dalam hati, lingkungan baru, pelajaran baru, reaksi kimia yang makin banyak, dan seorang dia yang secara tidak langsung udah mengajarkan aku arti cinta, sayang, dan dewasa..
Mungkin jika aku masih berada di masa lalu aku tak mendapatkan apa yang kudapatkan sekarang. masih terlalu hampa, hanya menikmati tanpa tau makna dan arti. itukan arti kedewasaan?

Lucu kali yaa, misal dimasa nanti aku ingin ke masa sekarang? haha
tapii aku tak sabar menanti masa itu, karen aku punya mimpi yang akan membuat masa nanti lebih sempurna dari masa sekarang apalagi sekedar masa lalu..
Sekarang sih kuliah, kangen masa2 SMA
Ternyata bener kata orang, masa-masa SMA emang indah sangat.. hampir semua kenangan menjadi satu di masa itu..
kuliah? tak seburuk dugaan, mungkin aku merantau di kota orang, betah? ya betah2in..
aku punya teman2 yang sama2 merantau, mereka berbeda dari sahabat2ku dulu tapi itulah mereka, tak ada orang yang sama..
ada teman yang selalu bilang "yani cantik kan" haha aku tertawa mendengarnya bagiku semua wanita cantik. ada yang pendiem2 gmana gituu punya banyak kosan haha. ada yang pendiem tapi cerdas, dan mudah untuk tertawa jika aku melawak. ada yang rada2 polos enak di bully. ada yang demen banget ngeledek. berbagai macam karakter tapi itulah mereka teman2 dekatku disini, mungkin mereka yang membuat aku nyaman disini..
tapi ketika aku sudah dewasa nanti, bekerja.. mereka pun pasti akan menjadi sebuah memori..
Oh iya dan satu sekarang udah lebih keliatan 'cantik' lhoo daripada dulu, foto2ku tak se alay dulu. haha dan tetap aku lebih menyukai fotoku bareng temen2ku. disitu senyumku lebih lebar dibanding kan sendiri



Aku suka berfikir enak kali yaaa, kalau nanti bisa cerita ke anak dan cucuku tentang masa mudaku, wkwkwk (InsyaAllah jika umurku panjang), tentang masa2 remajaku bertemu dia, masa2 kuliahku, dan masih banyak cerita lainnya

hihihi..

intinya ni yaa nanti aku tak mau mengajarkan banyak ilmu teknik, rumus fisika, kimia, matematika dan lainnya. karena jujur aja belom tentu inget. Aku hanya ingin mengajarkan anak cucuku nanti arti sebuah hidup, agama, arti kedewasaan, dan pelajaran lainnya yang tak ia dapatkan di sekolah, les, kampus. Minimal "ENJOY YOUR LIFE"

Aku suka masa laluku, belom banyak beban hidup, masalah...
Aku suka masa sekarang, mengajarkan aku banyak hal..
Aku sepertinya akan suka masa depanku, memegang segala mimpi khususnya untuk kedua orang tuaku..

mana kah yang paling aku suka?
masa lalu? masa kini? masa depan? 
semua kujawab YA.. aku suka semuanyaa..
aku menyukai hidupku.. walau makin banyak masalah kesananya, makin banyak makna dalam hidup..

Tamat ah... eh tidak bersambung... akan kulanjut entah kapan haha..

Sahabat,,,, selamanya..

Sepatah... duapatah kata untuk Sahabat...

Inilah pertama kalinya gue ngepost di blog ditahun ini, pas udah mau tutup kalender pula.. gapapa gue hanya mau berbagi kata spesial buat sahabat2 gue.

Sekarang tanpa terasa gue kuliah sudah menginjak smt 3 di Tekim Undip, yak Undip sebuah PTN di Semarang yang nun jauh dari tempat tinggal gue BSD, I am perantauan (I miss you so much BSD)..

Jarang bertemu sahabat sahabat.., mungkin karena kesibukan...

" Tak Terasa kita sudah dewasa..
Hari berganti bergitu cepat..
Minggu berganti hingga tak terasa bulan cepat berganti..
Sudah setahun lebih berlalu..
Kita bukan lagi seperti dulu..
Bocah SMA yang bangga dengan putih abu-abu nya
Bocah SMA yang menikmati masa remajanya
Bocah SMA yang tiap weekend menikmati liburannya
tapi itu duluu... kita bukan lah lagi bocah SMA
kita sudah mahasiswa yang menginjak bangku kuliah
yang berpakaian bebas tak berseragam
yang sibuk 'menikmati' berbagai aktivitas kampus dan organisasi
yang tiap weekend acapkali sibuk di kota orang..
Jika dulu aku berfikiran kekanakan,
aku ingin satu universitas, satu jurusan dengan kalian para sahabatku..
tapi kita sudah dewasa saat itu,
mempunyai tujuan, cita-cita, dan mimpi masing2
Hingga akhirnya... ya seperti inilah kita
berbeda universitas berbeda jurusan berbeda kesibukan..
kita akan kumpul, jalan-jalan saat liburan panjang tiba
seakan hanya untuk melepas rindu bercerita kuliah masing2
bukan seperti dulu untuk kesenangan bersama..
tak apa bagiku itu cukup, kalian masih mengingatku..
Aku merindukan kalian, merindukan tawa kalian, Aku menunggu kesuksesan kalian, aku menanti segudang cerita kalian..
Seringkali aku sunggikan senyum saat melihat kalian bersama sahabat-sahabat baru kalian, tertawa lepas dan tersenyum sangat manis. Aku senang saat kalian senang dengan dunia baru kalian..
tapi tak jarang hatiku menangis.. aku rindu dengan tawa canda kalian, foto-foto dengan kalian..
Kita memang berpisah, kita sekarang berbeda.
tapi kalian tetaplah menjadi sahabat-sahabat terbaikku..yang tau segudang rahasiaku, yang membantuku saat aku menangis berhari-hari.
Kita memang jauh, kita memang berpisah tapi tali ikatan persahabatan akan selalu utuh..
mungkin sekarang kita tak lagi sering berbagi cerita tapi kalian telah mengajariku lebih dulu untuk tetap kuat menghadapi suatu masalah..
Kesibukan kita memang berbeda.. tapi doaku untuk kita bisa maju selalu menyertai langkah kalian..
Baik-baik di kota orang, tetaplah menjadi sahabatku yang dulu..
Tangisku merindukan kalian.. Tawaku merindukan kalian..
Aku selalu bangga bercerita tentang kalian sebagai sahabatku disini, tau ga kalian? begitu aku bercerita tentang kalian aku selalu berkata "itulah sahabatku" sahabat yang setia kawan, yang mengerti aku..
suatu saat kita akan berkumpul lengkap dengan mimpi kita masing2 dengan kesuksesan dan segudang cerita untuk diumbar..

-Tertanda NabFeb, sahabat kalian-
Untuk sahabat2ku : Mayanatela Putri (maya), Savitri (sarap), ,Mutya Ayu Seruni (une), Shri Fajar Fikruzzaman (eki), Sorindah Molina (abang ndaho), Nudiya Fairuz (Nude), Muhammad Rizky Sofyan (mamat), teman-teman dekatku di kelas 3 SMA ini dan anak2 BTA'ers 8 BSD..